This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Demokrat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Demokrat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 November 2016

SBY Di Laporkan Oleh Alumni HMI Ke Bareskrim Terkait Pernyataan Nya Yang Dianggap Menghasut

SBY Di Laporkan Oleh Alumni HMI Ke Bareskrim Terkait Pernyataan Nya Yang  Dianggap Menghasut  - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dilaporkan Forum Silaturahmi Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lintas Generasi ke Bareskrim Polri, Jakarta. Demokrat langsung bereaksi terhadap laporan tersebut. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syariefuddin Hasan menduga, ada kesalahan persepsi sehingga ada pelaporan itu.

Para Alumni HMI
Para Alumni HMI
Pernyataan yang disampaikan SBY beberapa waktu lalu, terkait demo dan kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menurut dia, dalam konteks mengingatkan pemerintah. "Justru Pak SBY mengingatkan pemerintah. Kalau ditafsirkan berbeda ya itu hak mereka menyimpulkan demikian. Tapi intinya mengingatkan," kata Syarief.

Dihubungi terpisah, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Roy Suryo menilai, laporan tersebut belum tentu diterima legal standing-nya. Sebab, secara resmi hanya dikenal 2 organisasi HMI, dan pengurus aktif, yaitu Pengurus Besar HMI (PB HMI) dan alumni resmi, yaitu Korps Alumni HMI (KAHMI).

Demokrat pun berencana melaporkan balik pelapor yang melaporkan SBY ke Bareskrim Polri. "Besok (Jumat) akan ada sikap resmi dari Tim Advokasi, ditangani langsung Pak Amir Syamsuddin," kata Roy. SBY dianggap melakukan tindak pidana penghasutan saat menyampaikan keterangan di kediamannya di Cikeas, Bogor.

Saat itu, Presiden keenam RI itu menyikapi aksi unjuk rasa sejumlah ormas Islam yang mendesak proses hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Koordinator Forum Silaturahmi Alumni HMI Lintas Generasi, Mustaghfirien, menduga, pidato SBY tersebut mengandung hasutan dan kebencian. - SBY Di Laporkan Oleh Alumni HMI Ke Bareskrim Terkait Pernyataan Nya Yang  Dianggap Menghasut

Sabtu, 27 Agustus 2016

Ruhut Sitompul Datang Ke Posko Pemenang Ahok Mengisyaratkan Menantang Balik Demokrat

Ruhut Sitompul Datang Ke Posko Pemenang Ahok Mengisyaratkan Menantang Balik Demokrat - Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul datang ke posko tim pemenang kandidat calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), padahal Ruhut baru saja di copot dari jabatan nya sebagai koordinator juru bicara Partai Demokrat. Dengan kedatangan Ruhut ke posko tim pemenang Ahok memunculkan banyak isu-isu tak sedap, terdengar kabar angin bahwa ini sebagai bentuk perlawanan Ruhut kepada Demokrat karena telah menonaktifkan diri nya sebagai juru bicara dari Partai Demokrat.

Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul
Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul

Kedatangan Ruhut ke posko pemenang Ahok juga tanpa memiliki ijin dari partai Demokrat dan diri nya mengaku tidak takut menerima sangsi pencopotan langsung dari partai nya hanya karena diri nya mendukung Ahok sebagai calon Gubernur DKI Jakarta. Sejak di nonaktifkan sebagai koordinator juru bicara, Ruhut sudah tidak peduli lagi akan sanksi-sanksi yang akan di terimanya terkait dengan sikap pribadi nya untuk terus maju mendukung Ahok dan apabila di perkenankan Ruhut juga siap bergabung untuk menjadi tim sukses Ahok nanti nya.

Ruhut menjelaskan kedatangan dirinya ke posko pemenang Ahok di karena kan adanya undangan untuk dirinya agar datang ke posko tersebut, Ruhut merasa harus memenuhi undangan tersebut untuk menghadiri nya. Hingga saat ini, Ketua Umum Partai Demokrat masih belum mengeluarkan pernyataan maupun keputusan terkait tindakan pribadi yang di lakukan oleh Ruhut untuk mendukung Ahok di PilGub nanti nya.

Dia juga berujar dan meyakinkannya menang di kontestasi politik biasanya bakalan benar-benar menang, meski kadang keyakinannya berbeda dengan partai Demokrat. Dia juga mencontohkan saat dia maju untuk mendukung Jokowi untuk menjadi presiden, dan ternyata memang Jokowi benar-benar menang dalam Pilpres 2014 yang lalu. Namun sikapnya kali ini untuk mendukung Ahok menjadi Gubernur merupakan sikap pribadi nya dan bukan merupakan sikap dari Partai Demokrat.

 Ruhut sendiri mengaku belum mengetahui bahwa Partai Demokrat akan mendukung siapa di Pilgub DKI 2017 nanti nya. Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono juga sudah di tanyainya soal siapa yang akan di dukung oleh Demokrat, namun SBY hanya menyuruh Ruhut untuk bersabar karena Demokrat belum bisa memutuskan secara pasti siapa calon yang akan di dukung nanti. - Ruhut Sitompul Datang Ke Posko Pemenang Ahok Mengisyaratkan Menantang Balik Demokrat

Rabu, 30 Maret 2016

Mantan Putera Presiden RI Menjadi Target Utama KPK

Mantan Putera Presiden RI Menjadi Target Utama KPK - Pangeran Ibas atau yang biasa disapa Ibas kini menjadi sorotan dari KPK tentang dugaan kasus korupsi proyek Hambalang. Kini KPK mulai melakukan penyelidikan terkait proyek yang melibatkan mantan putera Presiden tersebut, pihak KPK juga mendapatkan beberapa bukti yang di beberkan oleh para mantan anggota dari partai Demokrat yang kini juga menjadi tersangka oleh KPK. Agen Poker Dalam kesaksian dari Angelina Sondakh bahwa Ibas juga melakukan tindakan pencucian uang, dan juga kesaksian yang diberikan oleh Muhammad Nazaruddin yang dulu nya bergerak sebagai bendahara partai demokrat tersebut mengatakan bahwa Ibas lah yang memberikan restu untuk memuluskan beberapa proyek dari pemerintah.

Ibas Dari Partai Demokrat
Ibas Dari Partai Demokrat

Dari hasil temuan dari KPK bahwa barang bukti untuk menjadikan Ibas sebagai tersangka masih memerlukan beberapa bukti kuat untuk melengkapi bukti-bukti yang ada sekarang. Namun menurut beberapa Ahli Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) bahwa sebenarnya KPK bisa saja menjadi kan sang Pangeran Ibas menjadi tersangka langsung, namun hal itu masih diurungkan oleh KPK.

Dari beberapa bukti yang di temukan juga dari beberapa saksi semua nya memberikan keterangan tentang keterlibatan Ibas dalam beberapa proyek dan memuluskan sejumlah proyek-proyek yang akan di kerjakan. Agen Domino Menurut kesaksian dari mantan ketua umum partai Demokrat, Anas Urbaningrum bahwa Ibas pernah menerima uang sebesar 200 ribu dari Nazaruddin untuk memuluskan proyek tersebut.

 KPK hingga kini masih mencari keterangan-keterangan dari para saksi akan keterlibatan Ibas dalam kasus korupsi dan kasus pencucian uang. Dari data yang di terima KPK bahwa sedikit nya terdapat 16 proyek yang di usulkan oleh partai Demokrat dan hanya 5 yang lolos untuk di sepakati oleh DPR dan pemerintah yang kemudian di lanjutkan dengan pembahasan anggaran dari proyek tersebut.

Dari proyek-proyek yang lolos, Partai Demokrat selaku partai yang berkuasa memperoleh jatah anggaran sebesar 20% dari total penambahan anggaran APBN pada tahun 2010 dan juga menerima 20% dari jatah proyek lain nya. BandarQ Aksi bagi-bagi fee yang di lakukan Demokrat kemudian di saring lagi ke anggota fraksi demokrat lain nya dan hanya 5% yang masuk ke dalam kas partai Demokrat.

Mantan-Mantan anggota Demokrat yang kini menjadi tersangka antara lain Angelina Sondakh, Muhammad Nazaruddin, dan juga Anas Urbaningrum, semua nya memberikan kesaksian yang sama tentang keterlibatan sang pangeran tersebut. Namun keterangan yang di peroleh masih belum kuat bagi KPK untuk menyeret Ibas untuk menjadi tersangka korupsi.

Kini hal ini membuat banyak pendapat bahwa apabila benar sang pangeran Ibas di jerat oleh KPK menjadi tersangka, bagaimana kah reaksi dari ayah atau mantan Presiden Indonesia, SBY. Dan bisa kah Sang pangeran di jadi kan tersangka oleh KPK dengan bukti yang ada sekarang. - Mantan Putera Presiden RI Menjadi Target Utama KPK