This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Polda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polda. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Juli 2017

Kronologi Penangkapan Kapal Pengangkut 1 TON Sabu

Kronologi Penangkapan Kapal Pengangkut 1 TON Sabu - Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Sam Budigusdian meninjau kapal pengangkut 1 ton sabu di Dermaga Bea Cukai Batam, Sagulung, Tanjung Uncang, Batam, Kepri. Kapal tersebut rencananya akan dibawa ke Direktorat Polair Polda Kepri. Irjen Sam Budigusdian tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB, Minggu tanggal 16/7/2017. Ia mengenakan jaket berwarna hijau, ditemani oleh Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta, Direktur Narkoba Polda Kepri Kombes Pol Helmy Santika dan Kapolresta Depok Kombes Pol Herry Heryawan.

Kapal WANDERLUST
Kapal WANDERLUST
Setelah berbincang-bincang dengan tim, Sam lalu naik ke atas kapal tersebut. Ia melihat-lihat kondisi kapal hingga ke geladak kapal. Saat ini kapal tersebut masih diamankan di dermaga Bea Cukai Batam. Kapal tersebut masih diberi garis polisi dengan pengamanan dari sejumlah anggota Brimob bersenjata api laras panjang. Rencananya, Senin tanggal 17/7 besok, kapal akan dibawa ke Direktorat Polair Polda Kepri untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapal tersebut berhasil ditangkap setelah tim gabungan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Depok mendapatkan informasi soal kapal pengangkut dari WN Taiwan yang ditangkap di dermaga bekas Hotel Mandalika, Pantai Anyer, Serang, Banten, pada Kamis lalu. Berdasarkan keterangan 3 WN Taiwan itu, tim akhirnya mengetahui nama kapal yang mengangkut barang tersebut. Selanjutnya, tim melakukan pengejaran terhadap kapal yang diketahui hendak melarikan diri tersebut.

Tim kemudian berkoordinasi dengan Bea Cukai pusat dan Bea Cukai Batam serta Polda Kepri untuk menyergap kapal tersebut. Hingga akhirnya, kapal tersebut disergap oleh tim dari Polda Kepri dan Bea Cukai Batam di Tanjung Berakit, Pulau Bintan, Kepri, pada Sabtu tanggal 16/7/2017. Kapal berbendera Sieraleone tersebut memiliki dimensi panjang 27,9 meter dan lebar 6,9 meter dengan tonase sebesar 135 MT. Tim saat ini masih berada di Batam untuk menindak lanjuti penangkapan kapal tersebut.

Sebelumnya, tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polresta Depok menggaglkan 1 ton sabu yang diselundupkan dari China oleh 4 WN Taiwan. Satu tersangka ditembak mati dalam upaya penyergapan tersebut. - Kronologi Penangkapan Kapal Pengangkut 1 TON Sabu

Sabtu, 17 Juni 2017

Tersangka Perampokan Di SPBU Daan Mogot Di Tembak Mati Oleh Polisi

Tersangka Perampokan Di SPBU Daan Mogot Di Tembak Mati Oleh Polisi  - Polisi menembak mati seorang tersangka pelaku perampokan yang menewaskan Davidson Tantono di SPBU Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat pada Jumat pekan lalu. "Pada saat melakukan penangkapan tersangka IR di daerah Bogor, Jawa Barat, tersangka mencoba melakukan perlawanan yang membahayakan petugas, dan petugas melakukan tindak tegas dengan menembak pelaku," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono di Jakarta.

Petugas Sedang Membersihkan Lokasi Perampokan Dan Pembunuhan
Petugas Sedang Membersihkan Lokasi Perampokan Dan Pembunuhan
Ia melanjutkan, awalnya polisi memberi tembakan peringatan. Namun tersangka tetap melakukan perlawanan. Akhirnya polisi mengarahkan tembakan ke tersangka pelaku. Tersangka IR diketahui merupakan residivis di Karawang, Jawa Barat. Saat melakukan perampokan terhadap Davidson, IR berperan untuk mengawasi korban keluar dari bank dan menjadi wakil eksekutor membagi hasil kejahatan. Tersangka IR yang memilih Davidson sebagai target. Ia kemudian berkomunikasi dengan kelompoknya.

Sampai saat ini polisi sudah menangkap empat tersangka pelaku perampokan yang berlokasi SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat itu. Argo belum mau mengungkapkan identitas para tersangka yang sudah ditangkap itu. Ia baru akan mengungkapkan identitas mereka setelah semua pelaku ditangkap. "Jadi untuk pelaku masih pengejaran juga semua. Jadi kalau sudah utuh tertangkap kami rilis lengkap ya. Sementara masih itu ya," ucap dia.

Perampokan terhadap Davidson terjadi saat korban sedang turun dari mobil untuk menambal ban mobilnya yang kempis. Korban sempat mempertahankan tas berisi uang yang akan diambil para perampok. Namun perlawanan Davidson terhenti saat perampok menembaknya di bagian kepala. Davidson meninggal di tempat kejadian dan tas dia yang berisi uang dibawa lari perampok.

Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan upaya penangkapan terhadap seluruh tersangka kasus perampokan yang di sertai pembunuhan yang terjadi di SPBU Daan Mogot ini. - Tersangka Perampokan Di SPBU Daan Mogot Di Tembak Mati Oleh Polisi

Rabu, 14 Juni 2017

Nyawa Calon Pengantin Berakhir Tragis Di Tangan Kekasih

Nyawa Calon Pengantin Berakhir Tragis Di Tangan Kekasih - Tak pernah terbayangkan oleh Alfian Nur Budi Prasetyo (25) bahwa dress berwarna merah, rangkaian bunga, balon bertuliskan 'I Love You', serta softlense yang disiapkannya sebelumnya untuk saudara sepupunya, Chatarina Wiedyawati (30), harus berujung di pemakaman. Barang-barang itu sedianya akan dipakai sang sepupu yang kerap dipanggil Wiwid itu untuk melakukan sesi foto pre-wedding bersama calon suaminya, Martinus Asworo (33), di Yogyakarta. Rencananya, keduanya akan berfoto di Tamansari, Tebing Breksi dan pantai. Namun naas, setelah terakhir kali diketahui pamit kepada orangtuanya untuk berangkat ke Yogyakarta pada 6 Mei 2017, Wiwid menghilang.

Chatarina Wiedyawati, Korban Pembunuhan Oleh Kekasih Nya Sendiri
Chatarina Wiedyawati, Korban Pembunuhan Oleh Kekasih Nya Sendiri
Lima hari kemudian, dia ditemukan tewas di semak-semak di jalan menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin 2, Palembang, Sumatera Selatan, tepatnya di Jalan Sungai Sedapat Soak Simpur RT 41 RW 08, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami. Bersama dengan jasad Wiwid, di tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga menemukan mobil Toyota Innova yang dipakai keduanya menuju Palembang serta sebuah tas. Dari hasil otopsi, ditemukan luka di bagian wajah dan sekujur tubuh Wiwid.

Jasadnya lalu disemayamkan dalam misa requiem di Rumah Duka RS RK Charitas di Palembang lalu dibawa ke rumah duka di Perumahan Suryo Permai 2, Suryodiningratan, Yogyakarta, Rabu tanggal 17/5/2017, sebelum dimakamkan di daerah asalnya itu. Kematian Wiwid membawa duka mendalam bagi keluarganya. Rencana pesta pernikahan yang akan digelar 5 September mendatang pun buyar.  Menurut Alfian, keluarga tak pernah mendengar ada masalah serius yang terjadi antara Wiwid dan Asworo yang memungkinan peristiwa ini terjadi selama 1,5 tahun mereka diketahui berpacaran.

Keduanya bertemu di Sumatera Selatan karena Wiwid bekerja di sebuah perusahaan alat berat di Prabumulih. Wiwid diketahui sangat mencintai kekasihnya itu. Bersama dengan menghilangnya Wiwid, sang kekasih juga sudah tak diketahui rimbanya. Ketika dihubungi oleh pihak keluarga Wiwid, Asworo tak merespons. Sosoknya lalu dicari-cari karena dinilai sebagai saksi kunci dugaan pembunuhan Chatarina.

Hingga setelah lebih dari sebulan berlalu, petugas Tim Rimau Polda Sumatera Selatan akhirnya menangkap Asworo di rumah kos Anggrek lantai 2 No 7, Jalan Maulana Yusup, Bandar Lampung. Dia langsung dibawa ke Mapolda Sumsel untuk menjalani pemeriksaan hingga kemudian akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan calon pengantin. - Nyawa Calon Pengantin Berakhir Tragis Di Tangan Kekasih