This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Polri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polri. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Agustus 2017

Penangkapan Ello Menambahkan Nama Nya Manjadi Tersangka Dalam Kasus Narkotika Di Kalangan Artis

Penangkapan Ello Menambahkan Nama Nya Manjadi Tersangka Dalam Kasus Narkotika Di Kalangan Artis - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan membeberkan kronologi penangkapan musikus Marcello Tahitoe alias Ello terkait kasus penyalahgunaan narkotika. Berdasarkan keterangan Kombes Iwan Kurniawan, Ello ditangkap setelah polisi mendapatkan informasi terkait penyalahgunaan narkoba jenis ganja. Usai melakukan penyelidikan, Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan melakukan penggeledahan berdasarkan informasi yang telah diterima pada Minggu tanggal 6/8/2017 dini hari.

Ello
Ello
Setelah mendapatkan informasi ada suatu penyalahgunaan narkoba, Polisi langsung melakukan penggeledahan pada 6 agustus 2017, kira-kira pukul 01.00 WIB, di satu tempat, di kompleks perumahan Griya Kecapi di Jagakarsa. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti narkoba jenis ganja. Polisi kemudian mengamankan Ello bersama dua orang lainnya, yakni DM dan RGG. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, RGG terbukti tak melakukan tindak pidana dan dipulangkan.

Sebelum menangkap musikus Marcello Tahitoe alias Ello terkait kasus penyalahgunaan narkotika, Minggu tanggal 6/8/2017 dini hari, polisi telah lebih dulu melakukan penyelidikan selama 1,5 bulan dari informasi yang didapat terkait penyalahgunaan narkoba jenis ganja. Setelah mendapatkan cukup bukti, polisi langsung melakukan pengeledahan dan menemukan narkotika jenis ganja seberat hampir 5 gram.

Penangkapan pengguna narkoba belakangan ini banyak menyasar kalangan artis di Indonesia. Setelah dihebohkan penangkapan aktor Tora Sudiro dan istrinya, Mieke Amalia, polisi kembali mengungkap kasus narkoba yang melibatkan kalangan selebriti. Kali ini penyanyi Marcello Tahitoe alias Ello yang ditangkap karena kedapatan memiliki satu paket ganja di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Menurut kuasa hukum Ello, Chris Sam Siwu setelah bertemu dengan Ello mengatakan bahwa Ello ingin sembuh dari narkotika. Oleh karena itu pihak pengacara meminta agar Ello di doakan agar bisa tetap kuat dalam menghadapi masalah ini. - Penangkapan Ello Menambahkan Nama Nya Manjadi Tersangka Dalam Kasus Narkotika Di Kalangan Artis

Minggu, 16 Juli 2017

Kronologi Penangkapan Kapal Pengangkut 1 TON Sabu

Kronologi Penangkapan Kapal Pengangkut 1 TON Sabu - Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Sam Budigusdian meninjau kapal pengangkut 1 ton sabu di Dermaga Bea Cukai Batam, Sagulung, Tanjung Uncang, Batam, Kepri. Kapal tersebut rencananya akan dibawa ke Direktorat Polair Polda Kepri. Irjen Sam Budigusdian tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB, Minggu tanggal 16/7/2017. Ia mengenakan jaket berwarna hijau, ditemani oleh Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta, Direktur Narkoba Polda Kepri Kombes Pol Helmy Santika dan Kapolresta Depok Kombes Pol Herry Heryawan.

Kapal WANDERLUST
Kapal WANDERLUST
Setelah berbincang-bincang dengan tim, Sam lalu naik ke atas kapal tersebut. Ia melihat-lihat kondisi kapal hingga ke geladak kapal. Saat ini kapal tersebut masih diamankan di dermaga Bea Cukai Batam. Kapal tersebut masih diberi garis polisi dengan pengamanan dari sejumlah anggota Brimob bersenjata api laras panjang. Rencananya, Senin tanggal 17/7 besok, kapal akan dibawa ke Direktorat Polair Polda Kepri untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapal tersebut berhasil ditangkap setelah tim gabungan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Depok mendapatkan informasi soal kapal pengangkut dari WN Taiwan yang ditangkap di dermaga bekas Hotel Mandalika, Pantai Anyer, Serang, Banten, pada Kamis lalu. Berdasarkan keterangan 3 WN Taiwan itu, tim akhirnya mengetahui nama kapal yang mengangkut barang tersebut. Selanjutnya, tim melakukan pengejaran terhadap kapal yang diketahui hendak melarikan diri tersebut.

Tim kemudian berkoordinasi dengan Bea Cukai pusat dan Bea Cukai Batam serta Polda Kepri untuk menyergap kapal tersebut. Hingga akhirnya, kapal tersebut disergap oleh tim dari Polda Kepri dan Bea Cukai Batam di Tanjung Berakit, Pulau Bintan, Kepri, pada Sabtu tanggal 16/7/2017. Kapal berbendera Sieraleone tersebut memiliki dimensi panjang 27,9 meter dan lebar 6,9 meter dengan tonase sebesar 135 MT. Tim saat ini masih berada di Batam untuk menindak lanjuti penangkapan kapal tersebut.

Sebelumnya, tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polresta Depok menggaglkan 1 ton sabu yang diselundupkan dari China oleh 4 WN Taiwan. Satu tersangka ditembak mati dalam upaya penyergapan tersebut. - Kronologi Penangkapan Kapal Pengangkut 1 TON Sabu

Sabtu, 17 Juni 2017

Tersangka Perampokan Di SPBU Daan Mogot Di Tembak Mati Oleh Polisi

Tersangka Perampokan Di SPBU Daan Mogot Di Tembak Mati Oleh Polisi  - Polisi menembak mati seorang tersangka pelaku perampokan yang menewaskan Davidson Tantono di SPBU Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat pada Jumat pekan lalu. "Pada saat melakukan penangkapan tersangka IR di daerah Bogor, Jawa Barat, tersangka mencoba melakukan perlawanan yang membahayakan petugas, dan petugas melakukan tindak tegas dengan menembak pelaku," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono di Jakarta.

Petugas Sedang Membersihkan Lokasi Perampokan Dan Pembunuhan
Petugas Sedang Membersihkan Lokasi Perampokan Dan Pembunuhan
Ia melanjutkan, awalnya polisi memberi tembakan peringatan. Namun tersangka tetap melakukan perlawanan. Akhirnya polisi mengarahkan tembakan ke tersangka pelaku. Tersangka IR diketahui merupakan residivis di Karawang, Jawa Barat. Saat melakukan perampokan terhadap Davidson, IR berperan untuk mengawasi korban keluar dari bank dan menjadi wakil eksekutor membagi hasil kejahatan. Tersangka IR yang memilih Davidson sebagai target. Ia kemudian berkomunikasi dengan kelompoknya.

Sampai saat ini polisi sudah menangkap empat tersangka pelaku perampokan yang berlokasi SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat itu. Argo belum mau mengungkapkan identitas para tersangka yang sudah ditangkap itu. Ia baru akan mengungkapkan identitas mereka setelah semua pelaku ditangkap. "Jadi untuk pelaku masih pengejaran juga semua. Jadi kalau sudah utuh tertangkap kami rilis lengkap ya. Sementara masih itu ya," ucap dia.

Perampokan terhadap Davidson terjadi saat korban sedang turun dari mobil untuk menambal ban mobilnya yang kempis. Korban sempat mempertahankan tas berisi uang yang akan diambil para perampok. Namun perlawanan Davidson terhenti saat perampok menembaknya di bagian kepala. Davidson meninggal di tempat kejadian dan tas dia yang berisi uang dibawa lari perampok.

Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan upaya penangkapan terhadap seluruh tersangka kasus perampokan yang di sertai pembunuhan yang terjadi di SPBU Daan Mogot ini. - Tersangka Perampokan Di SPBU Daan Mogot Di Tembak Mati Oleh Polisi

Rabu, 14 Juni 2017

Nyawa Calon Pengantin Berakhir Tragis Di Tangan Kekasih

Nyawa Calon Pengantin Berakhir Tragis Di Tangan Kekasih - Tak pernah terbayangkan oleh Alfian Nur Budi Prasetyo (25) bahwa dress berwarna merah, rangkaian bunga, balon bertuliskan 'I Love You', serta softlense yang disiapkannya sebelumnya untuk saudara sepupunya, Chatarina Wiedyawati (30), harus berujung di pemakaman. Barang-barang itu sedianya akan dipakai sang sepupu yang kerap dipanggil Wiwid itu untuk melakukan sesi foto pre-wedding bersama calon suaminya, Martinus Asworo (33), di Yogyakarta. Rencananya, keduanya akan berfoto di Tamansari, Tebing Breksi dan pantai. Namun naas, setelah terakhir kali diketahui pamit kepada orangtuanya untuk berangkat ke Yogyakarta pada 6 Mei 2017, Wiwid menghilang.

Chatarina Wiedyawati, Korban Pembunuhan Oleh Kekasih Nya Sendiri
Chatarina Wiedyawati, Korban Pembunuhan Oleh Kekasih Nya Sendiri
Lima hari kemudian, dia ditemukan tewas di semak-semak di jalan menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin 2, Palembang, Sumatera Selatan, tepatnya di Jalan Sungai Sedapat Soak Simpur RT 41 RW 08, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami. Bersama dengan jasad Wiwid, di tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga menemukan mobil Toyota Innova yang dipakai keduanya menuju Palembang serta sebuah tas. Dari hasil otopsi, ditemukan luka di bagian wajah dan sekujur tubuh Wiwid.

Jasadnya lalu disemayamkan dalam misa requiem di Rumah Duka RS RK Charitas di Palembang lalu dibawa ke rumah duka di Perumahan Suryo Permai 2, Suryodiningratan, Yogyakarta, Rabu tanggal 17/5/2017, sebelum dimakamkan di daerah asalnya itu. Kematian Wiwid membawa duka mendalam bagi keluarganya. Rencana pesta pernikahan yang akan digelar 5 September mendatang pun buyar.  Menurut Alfian, keluarga tak pernah mendengar ada masalah serius yang terjadi antara Wiwid dan Asworo yang memungkinan peristiwa ini terjadi selama 1,5 tahun mereka diketahui berpacaran.

Keduanya bertemu di Sumatera Selatan karena Wiwid bekerja di sebuah perusahaan alat berat di Prabumulih. Wiwid diketahui sangat mencintai kekasihnya itu. Bersama dengan menghilangnya Wiwid, sang kekasih juga sudah tak diketahui rimbanya. Ketika dihubungi oleh pihak keluarga Wiwid, Asworo tak merespons. Sosoknya lalu dicari-cari karena dinilai sebagai saksi kunci dugaan pembunuhan Chatarina.

Hingga setelah lebih dari sebulan berlalu, petugas Tim Rimau Polda Sumatera Selatan akhirnya menangkap Asworo di rumah kos Anggrek lantai 2 No 7, Jalan Maulana Yusup, Bandar Lampung. Dia langsung dibawa ke Mapolda Sumsel untuk menjalani pemeriksaan hingga kemudian akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan calon pengantin. - Nyawa Calon Pengantin Berakhir Tragis Di Tangan Kekasih

Kamis, 01 Juni 2017

Status Darurat Militer Di Filipina Membuat Indonesia Memperkuat Pengamanan Perbatasan Indonesia-Filipina

Status Darurat Militer Di Filipina Membuat Indonesia Memperkuat Pengamanan Perbatasan Indonesia-Filipina - Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah mengumumkan darurat militer di seluruh Mindanao. Gencatan senjata pun dilancarkan. Guna mencegah adanya militan Maute yang terkait ISIS lari ke Indonesia, TNI memperketat pengamanan. TNI AU menggelar Operasi Kilat Badik untuk mengawasi sekaligus meningkatkan situasi keamanan di kawasan pulau-pulau terluar, Rabu 31 Mei 2017. Selama lebih kurang enam jam, pesawat Skuadron V mengawasi perbatasan Indonesia - Filipina.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte
Presiden Filipina Rodrigo Duterte
Operasi itu akan berlangsung selama tiga hari. Pada operasi kali ini, Skuadron V yang dipimpin Kapten Pilot Mayor Penerbang Hendro Sukamdani, mengawasi tiga pulau di perbatasan Indonesia - Filipina yakni Pulau Marore, Pulau Miangas, dan Pulau Marampit. Memanasnya situasi di Filipina membuat pemerintah dan aparat keamanan, terutama di Sulawesi Utara (Sulut), mengambil sejumlah langkah. Apalagi, dua kabupaten di Sulut masing-masing Kepulauan Talaud dan Kepulauan Sangihe berbatasan langsung dengan Filipina.

Polda Sulut telah mengirim 1 SSK Brimob untuk memperkuat daerah kepulauan itu pada Rabu 31 Maret 2017 pascapernyataan darurat militer di Filipina. Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pun telah meninjau langsung kondisi di Pulau Miangas, pulau terluar yang masuk Kabupaten Kepulauan Talaud.

Sebelum nya, kepolisian Filipina telah merilis poster pencarian orang yang memuat foto 4 Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga kuat tergabung dengan pemberontak Maute yang terlibat dalam pertempuran di Marawi, Provinsi Lanao del Sur, Mindanao Filipina. Pada poster itu terdapat foto 4 pria WNI atas nama Anggara Suprayogi, Yayat Hidayat Tarli, Yoki Pratama Windyarto, dan Al Ikhwan Yushel.

Di wilayah yang berbatasan langsung dengan Filipina itu akan dipasang drone untuk memperkuat sistem keamanan. Drone tersebut digunakan untuk membantu pihak TNI untuk menjaga pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan menggunakan Drone, wilayah jangkauan bisa mencapai 7 kilometer. - Status Darurat Militer Di Filipina Membuat Indonesia Memperkuat Pengamanan Perbatasan Indonesia-Filipina

Kamis, 30 Maret 2017

Menjelang Aksi 313, TNI-Polri Memperketat Pengamanan Di Gedung DPR

Menjelang Aksi 313, TNI-Polri Memperketat Pengamanan Di Gedung DPR - Jelang aksi 313 yang akan digelar Jumat besok, 31 Maret 2017, aparat gabungan TNI-Polri melakukan pengamanan di beberapa titik strategis, salah satunya di gedung MPR/DPR/DPD. Pasukan TNI-Polri sudah mulai berjaga-jaga di sejumlah titik kawasan gedung wakil rakyat itu. Kendaraan taktis sudah disiagakan, di antaranya, barraccuda, water cannon, dan anoa. Saat ini, armada penghalau massa sudah berada di depan gedung kura-kura.

TNI-Polri
TNI-Polri
Pengamanan aksi 313 difokuskan di sejumlah titik. Di antaranya adalah pintu belakang gedung, gerbang utama yang menghadap Jalan Gatot Subroto, Manggala Wanabahkti, dan Masjid Abdurahman.

Namun, saat ditanya berapa jumlah yang disiagakan di Kompleks Parlemen Senayan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan enggan membeberkannya. "Ini semuanya aparat gabungan TNI-Polri untuk antisipasi dan pengamanan aksi besok," kata dia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis tanggal 30/3/2017.

Sebelumnya, Iriawan mengaku telah mengizinkan massa aksi 313 berunjuk rasa di depan Istana. Pihaknya bahkan telah menerjunkan sejumlah personel untuk mengawal berlangsungnya aksi pada Jumat 31 Maret 2017. "Kami akan akomodir, karena undang-undang mengatur penyampaian pendapat di muka umum, dan kita akan melayaninya," ujar dia.

Selain di depan Istana, massa aksi 313 juga dikabarkan akan berunjuk rasa di depan Gedung DPR-MPR. Namun, polisi belum dapat memastikan kebenaran itu. Kendati demikian, polisi tetap menyiagakan personelnya di beberapa objek vital, termasuk Kompleks Parlemen.

"Pasukan di DPR tetap di sini, yang di istana beda lagi. Cukup menghadapi ini, mengawal ini. Ini lebih dari 20 ribu (personel) yang kita siapkan, karena langsung menempel putaran kedua pencoblosan surat suara," ucap Iriawan. - Menjelang Aksi 313, TNI-Polri Memperketat Pengamanan Di Gedung DPR

Kamis, 09 Februari 2017

Rizieq Shihab Akan Pindahkan Aksi 112 Ke Mesjid Istiqlal

Rizieq Shihab Akan Pindahkan Aksi 112 Ke Mesjid Istiqlal - Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menegaskan pihaknya tetap akan menggelar aksi 112 nanti. Aksi yang dilaksanakan tersebut semula akan dilaksanakan di Monas, tapi berubah tempat ke Masjid Istiqlal. "Mengingat suhu politik jelang pilkada, ada gerakan-gerakan yang jadi provokasi yang tidak sehat. Ini untuk hindarkan hal-hal yang tidak bagus," kata Rizieq Shihab usai bertemu Wiranto, di Jakarta, Kamis tanggal 9/2/2017.

Ketua Umum Front Pembela Islam, Rizieq Shihab
Ketua Umum Front Pembela Islam, Rizieq Shihab
Selain itu, masih ada dua pasangan calon yang menggelar kampanye di tanggal tersebut. "Kami tidak ingin terjebak dalam kampanye ini. Jadi kami putuskan untuk digelar di Masjid Istiqlal," kata Rizieq. Rizieq mengatakan, pihaknya berjanji tidak akan melakukan aksi yang dinilai mengganggu ketertiban umum. "Kami komit untuk tidak langgar aturan undang-undang mana pun," kata Rizieq.

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Bachtiar Nasir mengatakan, agenda 11 Februari 2017 nanti adalah agenda keagamaan. "Agenda yang akan kita lakukan dimulai dari salat subuh berjemaah, berdoa untuk negeri. Dilanjutkan dengan tausiah-tausiah yang tidak memprovokasi," kata Bachtiar. "Jadi tidak boleh ada hal-hal yang bisa ganggu ketertiban umum, timbulkan provokasi. Kita akan kerja sama dengan aparat. Tidak ada long march. Jika ada, itu di luar agenda GNPF dan serahkan itu ke aparat," dia menambahkan.

Unjuk rasa bertajuk 'Aksi Bela Ulama' yang akan digelar pada 11 Februari 2017 diperkirakan dihadiri oleh ratusan ribu orang. "Estimasi masa yang akan hadir nantinya tidak kurang dari 100.000 massa. Untuk itu kami Memanggil masa alumni 212 untuk turun bersama memadati aksi 112," ujar Pimpinan Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Khaththath, di Gedung Dewan Dakwah Islamiyyah (DDII), Keramat, Jakarta Pusat.

Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan mengimbau warga Jawa Barat tidak bertolak ke Jakarta untuk mengikuti rencana aksi yang digelar pada 11 Februari 2017 atau lebih dikenal sebagai aksi 112. "Ini kan Pilkada DKI Jakarta, itu masalah politik jadi jangan dicampuradukkan. Imbauan kepada masyarakat Jabar biarkanlah setiap daerah mengurus 'rumah tangga' masing-masing," kata Anton Charliyan di Bandung, Rabu, 8 Februari 2017. - Rizieq Shihab Akan Pindahkan Aksi 112 Ke Mesjid Istiqlal

Kamis, 19 Januari 2017

Kejati Jabar : Habib Rizieq Sudah Resmi Menjadi Tersangka

Kejati Jabar : Habib Rizieq Sudah Resmi Menjadi Tersangka - Kepolisian Daerah Jawa Barat resmi meningkatkan status penyelidikan dugaan tindak pidana pelecehan lambang dan dasar negara oleh Habib Rizieq Shihab ke tingkat penyidikan. Ini ditandai dengan telah diterbitkannya Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq
Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq
Untung Arimuladi, Kepala Kejati Jabar, menyebutkan SPDP itu telah diterimanya dua hari lalu atau tepatnya pada Senin, 16 Januari 2017. "Kejati Jabar telah menerima SPDP atas nama tersangka Habib Rizieq. Dan tentunya setelah kami terima, kita ikuti perkembangan penyidikan yang dilakukan kepolisian," kata Untung di Kejaksaan Agung Jakarta Selatan, Kamis, 19 Januari 2017.

Terpisah, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus masih enggan menegaskan perihal status Habib Rizieq. Ia hanya memastikan bahwa status penyelidikan perkara penodaan lambang negara telah ditingkatkan ke penyidikan. “Status masih saksi," kata Yusri.

Menurut Yusri, pada pekan depan pihaknya akan melakukan gelar perkara atas kasus yang membelit Habib Rizieq tersebut. “(Jika) Nanti dalam gelar perkara ditemukan bukti permulaan yang cukup untuk bisa disangkakan dengan pencemaran nama baik dan penistaan Pancasila, maka bisa kita panggil sebagai tersangka atau juga sebagai saksi,” kata Yusri.

Dan, tidak menutup kemungkinan juga bila kemudian, meski tetap berstatus saksi, ternyata kepolisian menemukan dua alat bukti yang cukup. Maka Habib Rizieq bisa menjadi tersangka. “Setelah gelar perkara akan kami panggil (Habib Razieq),” kata Yusri.

Sejauh ini, ada dua kasus yang membelit imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu sudah ditingkatkan ke penyidikan oleh polisi. Pertama soal penghinaan lambang negara yang dilaporkan putri Presiden Sukarno, Sukmawati Soekarnoputri di Polda Jawa Barat. Kedua soal pernyataan Habib Rizieq yang menyebut logo palu arit di mata uang Indonesia. Kasus ini diproses di Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, juga enggan menyebut kepastian soal status tersangka Habib Rizieq tersebut. Namun ia menyiratkan bahwa status tersangka Habib Rizieq itu hanya persoalan waktu yang tepat. - Kejati Jabar : Habib Rizieq Sudah Resmi Menjadi Tersangka

Selasa, 17 Januari 2017

TNI Dan Polri Akan Melawan Seluruh Ormas Yang Bertentangan Dengan Bhineka Tunggal Ika

TNI Dan Polri Akan Melawan Seluruh Ormas Yang Bertentangan Dengan Bhineka Tunggal Ika - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan siap menghadapi organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang bertentangan dengan Pancasila. Seluruh peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI bertekad mendukung pemerintah yang sah yang dipilih secara konstitusi dalam demokrasi dan menjaga situasi yang kondusif. TNI berkomitmen untuk mendukung program pemerintah, Panglima TNI di sela-sela Rapim TNI yang dibuka sejak Senin  hingga Kamis, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur.

Jendral TNI Bersama Kapolri Saat Memberikan Pernyataan Resmi
Jendral TNI Bersama Kapolri Saat Memberikan Pernyataan Resmi
TNI juga berkomitmen dan sepakat untuk menghadapi ormas yang bertentangan dengan Pancasila. Menurut dia, beberapa kementerian telah memberikan petunjuk dan arahan mengenai hal itu dalam Rapim TNI. Ia mengatakan, Ormas yang gerakannya menentang Pancasila tentunya sudah keluar dari semangat dan cita-cita reformasi dan revolusi mental yang digaungkan pemerintah.

"Dalam reformasi pemerintahan Jokowi, kalau ada Ormas yang bertentangan Pancasila, tujuan akhir pasti mengubah Pancasila," ujar Panglima.

Mantan Kepala Staf TNI Angkata Darat (KSAD) ini menilai dalam gejolak yang terjadi belakangan, utamanya dalam perang opini di media sosial, sedikit banyak juga sudah mengubah mindset masyarakat Indonesia. "Masyarakat Indonesia pelan-pelan mindsetnya sudah berubah. Padahal budaya Indonesia berbudaya santun dan tertib. TNI dan Polri harus solid dalam menjaga kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Untuk menghadapi Ormas yang bertentangan dengan Pancasila, kata Panglima TNI, sudah memerintahkan seluruh Pangdam di seluruh Indonesia untuk membantu kepolisian guna mengatasi ormas yang bertentangan dengan Pancasila.

"Pangdam dan kepolisian bekerja sama dalam mendukung semuanya. TNI membantu Polri. membantunya dengan cara TNI baik dari intelijen, pasukan, teritorial dan lain-lain," ujarnya. Terkait apakah yang dimaksud Panglima TNI adalah Ormas FPI, Panglima TNI tidak menepisnya. Namun, pihaknya masih mendalami Ormas mana yang menentang ideologi Pancasila tersebut. - TNI Dan Polri Akan Melawan Seluruh Ormas Yang Bertentangan Dengan Bhineka Tunggal Ika

Sabtu, 31 Desember 2016

Polri Harus Segera Proses Kasus Habib Rizieq Syihab Yang Diduga Melakukan Penistaan Agama

Polri Harus Segera Proses Kasus Habib Rizieq Syihab Yang Diduga Melakukan Penistaan Agama - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) didesak untuk segera memproses secara hukum Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab, atas dugaan tindak pidana yang dilaporkan masyarakat. Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Selestinus, menilai, jika tidak segera diproses, publik bisa mempersepsikan negara dalam posisi yang lemah menghadapi kelompok tersebut. "Perlu diagendakan segera proses hukum terhadap Rizieq Syihab, semata-mata atas dasar pertimbangan rasa keadilan masyarakat," tegas Petrus, di Jakarta.

Ketua Umum Front Pembela Islam, Habib Rizieq
Ketua Umum Front Pembela Islam, Habib Rizieq
Lebih lanjut, Petrus menambahkan, negara juga bisa dinilai diskriminatif terhadap orang atau kelompok tertentu dalam masyarakat, karena memberikan keistimewaan dalam penegakan hukum. Pernyataan senada disampaikan Praktisi Hukum, Herwanto Nurmansyah. Ketua Umum Barisan Advokat Bersatu (Baradatu) ini mendesak aparat kepolisian segera memproses Rizieq Syihab.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat, KH Ma'ruf Amin, turut menanggapi pelaporan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Rizieq Syihab. Ma'ruf mengatakan, pihaknya akan melihat video atau rekamannya terlebih dahulu sebelum memastikan apakah Rizieq Syihab melakukan tindakan yang sama dilakukan dengan Ahok. Dirinya pun akan bertemu dengan Rizieq, dan akan menanyakan langsung soal dugaan penistaan agama tersebut.

"Persisnya belum tahu. Karena saya belum dengar kasetnya, jadi belum bisa mengatakan," ujar Ma'ruf usai menghadiri rapat kerja daerah dan Ta'aruf MUI Sulawesi Selatan (Sulsel) di Hotel Sahid Jaya Makassar. Sebelumnya, Rizieq Syihab dilaporkan atas beberapa dugaan tindak pidana, seperti dugaan telah menghina Presiden Ke-1 RI, Soekarno, yang dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri, dan dugaan penistaan agama Kristen yang dilaporan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).

Rizieq juga dilaporkan sekelompok m‎ahasiswa muslim yang mengatasnamakan Student Peace Institute (SPI) ke Polda Metro Jaya. Direktur Eksekutif SPI, Doddy Abdallah, menilai, konten ceramah Rizieq Syihab berpotensi mengganggu kerukunan antarumat beragama. "Kami datang sebagai mahasiswa muslim. Kami putuskan untuk ikut melaporkan Rizieq Syihab agar dia tidak dianggap representasi umat Islam. Kami dari pihak muslim sendiri tersinggung," kata Doddy.

Menurutnya, Habib Rizieq seharusnya tidak perlu membahas suatu hal yang bersifat menjelekkan agama orang lain. "Kami tidak ingin relasi harmonis antara umat Islam dan Kristen terganggu gara-gara seorang Rizieq. Apalagi ini kan tidak sesuai dengan Surat Al An'am ayat 108, yang melarang menghina Tuhan dan keyakinan agama lain," tambahnya. - Polri Harus Segera Proses Kasus Habib Rizieq Syihab Yang Diduga Melakukan Penistaan Agama

Jumat, 16 Desember 2016

Kapolri Siap Mundur Bila Terbukti Merekayasa Terorisme Seperti Yang Di Tuduhkan Kepada Polri

Kapolri Siap Mundur Bila Terbukti Merekayasa Terorisme Seperti Yang Di Tuduhkan Kepada Polri - Kapolri Jenderal Tito Karnavian tegas membantah pernyataan yang menyebutkan ada rekayasa pengalihan isu di balik upaya pemberantasan terorisme. Bahkan, dia rela mundur dari jabatannya sebagai Kapolri bila terbukti ada rekayasa dalam kasus tersebut. "Kalau ada data, pelaku mengatakan ada rekayasa, fine, internal kita bila perlu saya pecat. Saya pun akan mengundurkan diri bila saya terlibat merekayasa," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Kapolri Jendral Tito Karnavian
Kapolri Jendral Tito Karnavian
"Kalau seandainya tidak, tolong pertanggungjawabkan ucapan itu. Karena publik akan mendengar soal mekanisme tata cara mengungkapkan kasus yang melakukan penyidikan berulang-ulang ini didemoralisasi oleh pejabat yang harusnya juga memberi apresiasi. Jangan ngomong tanpa data. Kasihan aparat kita yang bekerja keras," mantan Kapolda Metro Jaya ini menegaskan.

Tito menambahkan, dirinya sudah terlibat dalam pengungkapan kasus terorisme sejak 1998. Dia tegas membantah Densus 88 merekayasa kasus yang diungkap. "Rekan-rekan yang ada di Densus ini bukan sutradara. Kami tidak pernah belajar jadi sutradara. Para tersangka yang ditangkap ini juga bukan aktor, bukan aktris yang pandai memainkan drama," tegas Tito.

Sistem hukum di Indonesia, kata Tito, sangat terbuka. Publik bisa menyaksikan langsung melalui mekanisme penegakan hukum dari mulai penyelidikan, penyidikan, penuntutan, sampai dengan vonis persidangan. "Jadi sutradara Hollywood seperti apa pun yang jago, tidak akan mampu dia merekayasa kasus seperti ini. Karena mereka bukan aktor, ngapain juga dia pasang badan seolah-olah mau ngebom," kata Tito.

Bareskrim Polri memanggil Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio. Eko dituding melontarkan ucapan terkait adanya upaya pengalihan isu dalam pengungkapan kasus terorisme di Bekasi. Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengaku prihatin atas pemanggilan Wakil Ketua Tim Pemenangan Agus-Sylviana itu.

"Kita prihatin atas pemanggilan ini dan berharap proses pemeriksaan di Bareskrim akan transparan. Saudara Eko Hendro Purnomo selaku tokoh masyarakat dan tokoh politik adalah salah seorang kader terbaik PAN yang taat hukum," ucap Eddy. Dia pun meminta agar kepolisian lebih cermat dalam kasus Eko Patrio ini. Bareskrim harus memahami aturan yang berlaku.

"Harus ada proses dan prosedur yang dijalankan. Jika pemanggilan Bareskrim ini sesuai dengan aturan pemanggilan dan pemeriksaan anggota legislatif, kami yakin saudara Eko tidak sekadar kooperatif, namun proaktif menundaklanjuti pemanggilan penegak hukum," tandas Eddy. - Kapolri Siap Mundur Bila Terbukti Merekayasa Terorisme Seperti Yang Di Tuduhkan Kepada Polri

Rabu, 16 November 2016

Ahok Di Tetap Kan Sebagai Tersangka Oleh Bareskrim Dalam Kasus Penistaan Agama

Ahok Di Tetap Kan Sebagai Tersangka Oleh Bareskrim Dalam Kasus Penistaan Agama - Bareskrim Polri akhir nya mengeluarkan keputusan dan menetapkan Gubernur non-aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok Sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama. Penetapan tersangka dilakukan oleh Bareskrim Polri setelah melakukan gelar perkara secara terbuka di Mabes Polri kemarin. Kabareskrim Komjen Ari Dono mengatakan bahwa penetapan Ahok sebagai tersangka masih belum bulat dan hanya sebagai pendapat, oleh karena itu harus di putuskan oleh pengadilan langsung.

Dengan adanya keputusan langsung dari Mabes Polri, maka perkara Ahok akan di tingkat kan ke tahap penyidikan. Kini Ahok telah di tetapkan sebagai tersangka berdasarkan pasal 156 a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Pasal 28 ayat 2 dan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik.

Berikut video dari Bareskrim saat membacakan keputusan tersebut.


Setelah penetapan tersangka kepada Ahok, dan Ahok sendiri juga akan mengajukan banding ke pengadilan tinggi. - Ahok Di Tetap Kan Sebagai Tersangka Oleh Bareskrim Dalam Kasus Penistaan Agama

Rabu, 02 November 2016

TNI Dan Polri Siap Mengamankan Demo 4 November Nanti Dan Siap Menindak Tegas Pelaku Anarkis Demo

TNI Dan Polri Siap Mengamankan Demo 4 November Nanti Dan Siap Menindak Tegas Pelaku Anarkis Demo - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan Polri dan TNI siap menindak tegas apabila kedapatan adanya para pendemo yang melakukan tindakan anarkis dalam aksi demonstrasi yang rencananya digelar pada Jumat, 4 November pekan ini. Tentu saja mereka mempersilakan para demonstran untuk melakukan demo tapi harus memiliki aturannya. Penyampaian unjuk rasa tak boleh mengganggu hak asasi orang lain, kedua tak boleh ganggu ketertiban umum, ketiga tak boleh melanggar etika dan moral, keempat harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Panglima TNI Yang Di Dampingi Oleh Kapolri
Panglima TNI Yang Di Dampingi Oleh Kapolri
Jadi NKRI tidak boleh diganggu. Kalau ada pihak yang ingin mengganggu, TNI dan Polri tentu akan bertindak tegas," kata Tito usai upacara apel kesigapan pengamanan tahap kampanye Pilkada Serentak di lapangan silang Monas, Jakarta. Tito pun mengatakan ada sebanyak 18 ribu personel gabungan akan dikerahkan dalam aksi demo yang diperkirakan diikuti sebanyak 50 ribu orang.

"Berapapun jumlahnya kita harap semua berlangsung aman dan tertib. Mereka juga sudah berkata menjamin keamanan dan ketertiban dan tidak bertanggungjawab terhadap oknum di luar titik demo yang akan melakukan kejahatan. Kita akan tindak tegas," kata Tito menambahkan."Hari ini digelar empat ribuan personil, untuk hari Jumat 18 ribu personel diturunkan. Kemudian kita perhitungkan dengan jumlah massa yang akan demo kemungkinan lebih dari 50 ribu massa," katanya.

Di kesempatan yang sama, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo juga memastikan siap menerjunkan pasukannya untuk membantu pengamanan aksi bernuansa agama tersebut. Bahkan panglima TNI sudah menyiapkan pasukan cadangan berapapun apabila nantinya di minta oleh kapolri dalam mengamankan jalan nya demo nanti. Gatot  mengaku sudah menempatkan pasukannya ke titik-titik rawan jelang adanya aksi demonstrasi tersebut.

Persiapan TNI selain di BKO yang di berikan kepada Polri, Gatot juga melaporkan kepada Kapolri di tempat-tempat mana saja yang memungkinkan terjadi nya anarkis dan sudah ditempatkan pasukan-pasukan nya di sana, sehingga apabila terjadi apapun juga, poros setempat langsung merapat bersama-sama. Jadi Gatot menyebarkan ke tempat-tempat tertentu agar aman. - TNI Dan Polri Siap Mengamankan Demo 4 November Nanti Dan Siap Menindak Tegas Pelaku Anarkis Demo